Advertorial

Pemprov Sultra Fokus Tingkatkan Pelayanan Kesehatan untuk Warga Kurang Mampu

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COMGubernur Sultra, Andi Sumangerukka, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat layanan kesehatan masyarakat di Sulawesi Tenggara. Melalui berbagai program unggulan yang menyentuh langsung kebutuhan warga, Pemerintah Provinsi Sultra kini fokus menghadirkan akses kesehatan yang lebih merata, cepat, dan gratis, terutama bagi masyarakat kurang mampu serta wilayah kepulauan.

Salah satu program yang menjadi perhatian publik adalah “Laris” atau Layanan Ambulans Darat dan Laut Gratis. Program ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan akses transportasi kesehatan yang selama ini dirasakan masyarakat, khususnya di daerah kepulauan dan wilayah terpencil.

Sebagai provinsi dengan karakteristik geografis yang terdiri dari daratan dan kepulauan, Sulawesi Tenggara menghadapi tantangan tersendiri dalam pelayanan kesehatan. Tidak sedikit warga yang harus menempuh perjalanan panjang untuk mendapatkan penanganan medis. Kondisi itu menjadi dasar lahirnya program ambulans gratis yang digagas ASR sejak awal pengabdiannya untuk masyarakat Sultra.

Dalam peluncuran Call Center dan ambulans gratis yang bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2023 lalu di Kendari, ASR resmi mengoperasikan 22 unit ambulans yang disebar di seluruh kabupaten dan kota di Sultra.

“Karena Kota Kendari sebagai ibukota cukup kompleks dan rumah sakit banyak di sini, maka memang membutuhkan lebih banyak ambulans,” ujar ASR saat peluncuran program tersebut.

Program ini tidak hanya menghadirkan ambulans darat, tetapi juga ambulans laut guna menjangkau masyarakat kepulauan yang selama ini kerap mengalami keterbatasan akses layanan medis darurat.

Kehadiran layanan kesehatan gratis ini mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah satunya datang dari Ibu Nani, warga Kabupaten Wakatobi, yang mengaku sangat terbantu dengan perhatian pemerintah terhadap layanan kesehatan masyarakat kecil.

“Selama ini akses kesehatan bagi kami yang di pulau jarang tersentuh pemerintah. Akhirnya sekarang bisa menikmati layanan kesehatan gratis melalui kepemimpinan Pak ASR,” ujarnya.

Selain ambulans gratis, Pemerintah Provinsi Sultra juga menghadirkan program Jaminan Kesehatan Sultra (JKS) bagi pasien non-JKN atau warga yang belum tercover BPJS Kesehatan. Program ini disiapkan khusus bagi masyarakat ber-KTP Sultra agar tetap memperoleh layanan kesehatan tanpa terkendala biaya.

Melalui dukungan anggaran daerah, pemerintah memastikan tidak ada lagi warga Sultra yang ditolak rumah sakit hanya karena persoalan administrasi kepesertaan BPJS. Kebijakan tersebut dinilai menjadi bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu.

Tak hanya itu, pemerintahan ASR juga aktif melaksanakan pemeriksaan kesehatan gratis di berbagai daerah, termasuk pengobatan gratis hingga kegiatan sosial kesehatan seperti sunatan massal. Program tersebut rutin dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan sekaligus mendekatkan layanan medis ke tingkat desa dan kelurahan.

Di sisi lain, penguatan fasilitas rumah sakit daerah turut menjadi perhatian utama. Pemerintah Provinsi Sultra terus meningkatkan kualitas pelayanan RSUD dengan menghadirkan alat kesehatan modern, salah satunya pengadaan fasilitas MRI di RSUD Bahteramas Kendari.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan rujukan di Sultra agar masyarakat tidak lagi harus keluar daerah untuk mendapatkan pemeriksaan medis tertentu.

Berbagai program kesehatan yang dijalankan ini turut mendorong capaian Universal Health Coverage (UHC) di Sultra melampaui target nasional. Pemerintah Provinsi Sultra mencatat kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional di daerah itu telah mencapai lebih dari 100 persen dari target yang ditetapkan pemerintah pusat.

Dengan fokus pada pemerataan layanan, penguatan fasilitas kesehatan, dan jaminan akses bagi masyarakat kecil, kepemimpinan ASR dinilai menghadirkan perubahan nyata di sektor kesehatan Sulawesi Tenggara. (adv)

Facebook Komentar
DetikSultra

This website uses cookies.