KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Sebanyak 269 peserta yang mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD) Kota Kendari dengan proses seleksi menggunakan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

Pada kesempatan itu, Sekda Kota Kendari Hj. Nahwa Umar yang membuka seleksi berharap tes kali ini bisa menghasilkan CPNS yang kompeten dan mampu menyesuaikan diri dalam birokrasi pemerintahan.

“Ini ketiga tahun adanya tes itu, sehingga kami juga berharap mereka bisa mengerjakan tugas-tugasnya dengan baik dan tentunya tidak akan kalah dengan kualitas sebelumnya,” harapnya.

Rencana, seleksi akan berlangsung sejak tanggal 13-16 September, terbagi dalam 9 sesi tes.

Baca Juga  Pasien Yang Dijemput Tenaga Medis Ternyata Negatif Corona

Selain itu, Kepala BKPSDM Kota Kendari Susanti, mengatakan kali ini yang mengikuti SKB CPNS Kota Kendari untuk para peserta harus memenuhi protokol Kesehatan dan diwajibkan menyertakan hasil tes rapid saat mengikuti tes.

“Hal ini dilakukan sesuai dengan protokol Kesehatan guna untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan peserta yang dinyatakan reaktif tetap diperbolehkan mengikuti seleksi akan tetapi peserta tersebut berada di ruangan terpisah,”jelasnya.

Tes SKD ini diikuti sebanyak 269 peserta, namun hanya 250 orang yang mengikuti tes di Kota Kendari, selebihnya mengikuti seleksi di tempat domisili masing-masing seperti, di Ternate, Gorontalo, Banjarmasin, Palu, Palangkaraya, Makasar, Surabaya dan Bandung.

Baca Juga  Cawawali Kendari, Siska Karina Imran, Jalani Tes Kesehatan di RSUD Kota Kendari

“Dari 269 peserta yang mengikuti Tes SKD namun yang kita cari sebanyak 94 CPNS yang mana tenaga pendidik 19, tenaga kesehatan 31dan teknis 44 orang,” tutupnya.

Sementara salah satu peserta tes, Nita Sari mengaku tes yang dia ikuti sesuai dengan materi yang dia pelajari, tentang formasi publik relation.

“Saya berharap hasil tesnya bisa memberikan hasil yang baik nantinya,”ujarnya.

Reporter: Sesra
Editor: Via

Beri Tanggapan Anda !

SANGANT MENARIK
1
MENARIK
0
TIDAK MENARIK
0

You may also like

Leave a reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

More in:kesehatan