Metro Kendari

Kemenparekraf Minta Pelaku Usaha di Sultra Patuhi Prokes COVID-19

Dengarkan

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenpaekraf) Republik Indonesia (RI) meminta para pelaku usaha pariwisata dan industri kreatif di Sulawesi Tenggara (Sultra) agar mematuhi protokol kesehatan (Prokes) COVID-19.

Hal itu disampaikan oleh Kordinator Pemasaran Regional III Area I Kemenpaekraf, Tringsasi Agus Rini, dalam kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) yang digelar oleh Dispar Sultra di salah satu hotel di Kendari, Selasa (1/12/2020).

Ia mengatakan, pandemi COVID-19 benar-benar memberikan pengaruh atau dampak besar terhadap ekonomi secara nasional maupun global.

Pasalnya, virus yang pertama kali muncul di Wuhan, China tahun lalu ini membatasi gerak manusia untuk melakukan aktivitas seperti pada umumnya, termaksud kunjungan wisata.

Sehingga frame sektor wisata secara nasional mengalami penurunan, karena kunjungan wisatawan domestik atau wisatawan mancanegara (Wisman) sementara ditutup.

Anjloknya kunjungan wisatawan domestik ataupun Wisman, tentu berpengaruh besar terhadap pendapatan pelaku usaha pariwisata dan industri kreatif, tak terkecuali di Sultra.

Namun seiring dengan waktu, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan di sektor kepariwisataan yang membolehkan destinasi wisata dibuka secara umum.

Hal ini tentu menjadi kabar baik bagi para pelaku usaha pariwisata dan industri kreatif. Walaupun demikian, mereka dituntut untuk menerapkan Prokes COVID-19.

“Karena itu pelaku usaha pariwisata seperti perhotelan, UMKM, travel dan lain-lain agar memperhatikan Prokes COVID-19,” ujarnya.

Lebih lanjut kata dia, pihaknya saat ini tengah melakukan upaya-upaya untuk menekan kasus COVID-19 dan mengembalikan performa ekonomi nasional melalui sektor pariwisata.

“Saat ini kita gencar mensosialiasi penerapan Prokes COVID-19 di bidang kepariwisataan dan sertifikat Clean, Health, Safety & Environment (CHSE), serta menkampanyekan idu care,” jelasnya.

Di akhir sambuatnnya, ia berharap kegiatan Bimtek ini dapat memberikan manfaat bagi para pelaku usaha, khususnya dalam penerapan COVID-19.

“Saya kira dua hal penting ini harus berjalan beriringan, baik sektor wisatanya jalan, dan Prokesnya juga harus berjalan dengan baik,” tukasnya.

Reporter: Sunarto
Editor: Via

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button