kesehatan

Tangkal Corona, Donactive Peduli Indonesia Rapid Tes Warga pada Giat Sunatan Massal

S P E A K

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Minggu pagi, 25 Oktober, halaman SD Negeri 33 Kendari di Kecamatan Abeli, mulai ramai dipadati warga. Mereka datang masing-masing membawa anak lelakinya, memegang sarung dan duduk rapi di barisan yang telah ditentukan.

Kedatangan puluhan orang tua dan anaknya ini, untuk mengikuti giat sunatan atau khitanan massal yang digelar komunitas Donactive Peduli Indonesia dalam agenda bakti sosial (Baksos).

Saat seluruh warga dinyatakan hadir, satu persatu anak diantar menuju meja sunat. Ditempat itu sudah siaga petugas medis dan alat sunatnya.

saat petugas medis mulai beraksi, sontak isak tangis histeris bersahutan dari sejumlah anak, dan beberapa orang tua yang berada di barisan tempat duduk belakang, langsung menerobos diantara petugas untuk mendekap dan menenangkan anaknya yang teriak histeris.

Waktu berjalan, satu demi satu anak pun selesai ‘dikerjakan’. Masing – masing orang tua pulang dengan suasana bahagia setelah anaknya telah dikhitan gratis, dalam kegiatan baksos Komunitas Donactive Peduli Indonesia.

Sekitar 66 anak disunat massal dalam kegiatan ini. Giat sunatan massal ini bertujuan untuk membantu warga kurang mampu dimasa pandemi Covid-19.

Baksos khitanan massal ini tidak asal digelar dimasa pandemi corona. Panitia kegiatan ketat memberlakukan protokol kesehatan, dengan memberlakukan rapid tes.

Ketua Umum Donactive Peduli Indonesia, Muhammad Afif Nasrullah, mengatakan sangat protektif menggelar baksos perdana mereka, ketat melakukan pengecekan suhu tubuh dan memberlakukan rapid tes, agar seluruh pihak yang hadir benar-benar steril dan aman dari penularan covid-19.

“Nah, ini upaya kami tetap mengedepankan protokol kesehatan, jadi kami terapkan rapid tes,” katanya.

Imbauan protokol kesehatan dalam giat baksos Donactive Peduli Indonesia, ternyata sudah dilaksanakan dua pekan sebelum kegiatan Baksos, bersamaan pembagian kupon sunatan massal gratis kepada anak di wilayah Abeli.

“Jadi dua Minggu sebelum kegiatan kami sudah membagikan kupon dengan mengatur jam pelayanan serta jadwal pelaksanaan rapid tes, sehingga pada jam pelayanan dapat memisahkan antara pelayanan pertama hingga selanjutnya, guna untuk menerapan protokol kesehatan dengan 3M,” ujarnya.

Adanya imbauan jauh hari sebelumnya itu, ternyata membuahkan hasil, warga berdatangan dengan menerapkan protokol kesehatan, mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.

Afif menjelaskan Masyarakat sudah paham betul dengan protokol kesehatan untuk menangkal penularan covid-19.

Di lokasi sunatan massal ini, selain penerapan 3M, panitia juga menyediakan APD sebagai upaya waspada dari penyebaran wabah corona.

“Dalam pelayanan juga kami telah menyediakan APD, kita himbau juga kepada pasien sebelum masuk halaman sekolah terlebih dahulu dicek suhu tubuh oleh tenaga medis dan diwajibkan Memakai Masker,” tutupnya.

Reporter: Dahlan
Editor: Via

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button