kesehatan

Update Covid-19 Sultra, 72 Kasus Positif Baru, 1 Meninggal

S P E A K

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengkonfirmasi per hari Sabtu 20 September 2020 terjadi penambahan orang positif baru Covid-19.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Sultra, La Ode Rabiul Awal, memaparkan data harian update Covid-19 Provinsi Sultra, terjadi penambahan 72 orang yang dinyatakan positif baru hari ini.

Untuk hari ini, Kota kendari menjadi daerah yang paling banyak penambahan kasus positif baru dengan jumlah 38 orang.

“Kemudian kasus positif baru lainnya yakni dari Bau Bau 16, Kabupaten Konawe 1, Kabupaten Konawe Utara 1, Kabupaten Konawe Kepulauan 5, Buton Tengah 2, Buton Utara 2, Konawe Selatan 2 dan Kolaka Utara 5, ” jelasnya melalui rilis Covid-19 Minggu.

Dengan adanya penambahan kasus positif ini, sehingga total kasus positif Covid-19 di Sultra tembus 2.188 kasus.

Selain itu, Gugus Tugas juga melaporkan adanya satu pasien Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia berasal dari Kabupaten Kolaka Laki-laki (53 tahun). Sehingga total kasus meninggal akibat Covid-19 di Sultra masih 48 orang.

Namun, hari ini tidak ada penambahan kasus sembuh, sehingga tetap untuk total kasus sembuh di Sultra saat ini 1.372 orang.

Selain itu, dr.Wayong menjelaskan terkait perkembangan data covid-19 di Sultra untuk hari Minggu, 20 September 2020.

“Terdapat selisih dengan data pusat sebanyak 4 orang. Hal ini terjadi karena terjadi duplikasi data sehari sebelumnya sebanyak 3 orang dan 1 orang per hari ini. Sehingga pada data nasional pertambahan hanya 68 kasus padahal sebenarnya 72 kasus. Meskipun demikian, angka kumulatif kasus secara keseluruhan tetap sama, yakni 2.187 kasus,” jelasnya.

Namun katanya, kasus meninggal hari ini belum terinput di data nasional. Penambahan 1 kasus meninggal hari ini adalah kasus kematian yang sudah ada di data kita sejak kemarin, tapi data nasional baru masuk hari ini.

“Perubahan data bukan hanya dalam hal angka, tetap juga identitas: by address, by name, by id card. Data pusat, prov dan kab/kota selalu disinkronisasikan sama, ” pungkasnya.

Reporter: Sesra
Editor: Yahya

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button