Metro KendariPolitik

Maju DPD RI, Mantan Jurnalis TV Bergerak Sasar Pemilih di Pelosok

S P E A K

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Usai dinyatakan lolos verifikasi faktual berkas dukungan bakal calon DPD RI oleh KPU Sultra, mantan jurnalis TV lokal Supyan Hadi, mulai bergerak mensosialisasikan diri ke daerah.
Dia menyasar wilayah pelosok sebagai kantong – kantong suara potensial di Pemilu 2019.
Di beberapa wilayah Sulawesi Tenggara, Supyan Hadi sudah membentuk kelompok usaha dibidang bisnis ekonomi pangan dengan nama Rumah Pangan Kita (RPK).
Usaha RPK yang ada, difungsikan sebagai pasar masyarakat di kabupaten, dengan menjual aneka pangan bahan pokok yang harganya jauh lebih murah dari harga pasar pada umumnya.
Daerah pembentukan RPK sudah menjangkau kabupaten Konawe Selatan, Konawe Kepulauan, dan Bombana.
“Kita bentuk Rumah Pangan Kita, pada dasarnya untuk membantu rakyat kecil agar bisa menikmati bahan pokok dengan harga murah,” ujar Supyan Jumat (13/7/2018).
Ditahun politik ini, menjadi kesempatan penting Supyan Hadi mewujudkan mimpi menyejahterahkan masyarakat kecil yang tinggal jauh dari ibukota provinsi.
Keinginan maju dalam pertarungan kursi DPD RI 2019, tak lepas dari keprihatinannya menyaksikan kondisi fasilitas di pedesaan yang jauh dari kata Layak, baik transportasi, akses jalan tani, pelabuhan, dan sarana air bersih.
” Saat saya menggeluti dunia Jurnalis selama belasan tahun di media TV sebagai reporter dan presenter saya lebih banyak tertarik dengan liputan infrastruktur jalan, jembatan, pelabuhan, serta yang paling sering adalah liputan ekonomi berupa pertanian, perkebunan, peternakan dan nelayan juga dunia usaha dagang,” ungkap Ketua Alumni IAIN Kendari ini.
Supyan mengandalkan potensi sumber daya alam didaerah, untuk dikelola maksimal mendukung kehidupan ekonomi rakyat pedesaan.
” Saya sungguh – sungguh untuk mengabdi kepada rakyat, melalui komunitas, kelompok tani, nelayan yang kami bina, Insya Allah jika saya mendapat amanah menjadi wakil rakyat di DPD RI, maka kelompok dan Komunitas binaan itulah yang akan dijabarkan menjadi virus positif membangun Daerah berbasis desa, berbasis kelompok tani dan nelayan,” tegasnya.
Reporter: Dahlan
Editor: Arlink

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button