berita sulawesi tenggara

Jalan Tambang Diblokir, Karyawan PT VDNI Terancam PHK

108 x Tayang Publisher: On:
Jalan Tambang Diblokir, Karyawan PT VDNI Terancam PHK
Karyawan nambang nikel Virtue Dragon Nikel Industry (VDNI) berunjuk rasa. Foto: Istimewa.

KENDARI, DETIKSULTRA.COM – Ratusan buruh tambang nikel PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI), yang tergabung dalam Forum Masyarakat Anti Provokasi (Formasi), melakukan aksi. Mereka menuntut Leo Chandra Edwar keluar dari bumi Morosi.

Terkait adanya aksi provokasi dan propaganda yang diduga didalangi Leo Chandra Edwar, sehingha ada penutupan dan pemblokadean sepanjang jalan houling. “Dan pemberhentian aktivitas kegiatan di area smelter PT VDNI yang telah dimiliki dan dikuasai oleh pihak perusahaan secara sah dan legal,” jelas Korlap Formasi, Harman, Selasa (15/5/2018).

Harman menjelaskan, aksi provokasi mengancam kelangsungan hidup ribuan karyawan yang saat ini terancam di PHK.

“PT VDNI lumpuh akibat dari penutupan dan pemblokadean jalan hauling tersebut, sehingga 3.000 karyawan terancam akan kehilangan pekerjayaannya.” ungkapnnya.

Selain itu, masa aksi menolak kehadiran oknum tersebut di bumi Morosi tanah Konawe.

“Stop provokasi, propaganda dan upaya upaya lain yang sifatnya mengadu domba masyarakat dan karyawan PT VDNI untuk kepentingan pribadi dengan mengatasnamakan PT KPP sebab Leo Chandra Edwar bukanlah direksi/komisaris/pemegang saham PT. KPP,” imbuhnya.

Massa meminta, hentikan penutupan dan pemblokiran jalan houling dan areal smelter karena merugikan masyarakat Kecamatan Morosi, Bondoala, dan Kapoiala serta karyawan yang turut serta menggunakan jalan hauling tersebut sebagai akses jalan menuju pemukiman masyarakat.

Reporter: Fadli Aksar
Editor: Cuncun

Foto: Istimewa.

No Responses

Tinggalkan Balasan